Selasa, 16 Maret 2021

Menemukan Ekstrakurikuler Anak di Sekolah dan Agar Tetap Termotivasi





Senjuti Kundu on Unsplash - 

Judul I. Bagaimana Agar Anak Ikut Ekstrakurikuler yang Tepat Sepulang Sekolah?

Bagaimana cara menemukan kegiatan ekstrakurikuler yang tepat untuk anak Anda sepulang sekolah ?

Mudah, salah satunya yaitu bisa Anda mulai dengan bertanya.

Karena pada dasarnya tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan dari informasi.

Lebih baik lakukan perbincangan dengan para petinggi di sekolah terlebih dahulu.

Orang tua harus bisa mencari tahu apa saja kegiatan yang mereka tawarkan kepada anak-anak sepulang sekolah.

Dapatkan informasi yang jelas tentang apa saja kelas kreatif yang tersedia di sekolah anak Anda.

Jika sekolah tidak menyediakan kegiatan ekstrakurikuler untuk anak-anak, coba tanyakan dengan tetangga Anda. 

Kumpulkan informasi tentang program belajar atau latihan sepulang sekolah apa, kualitas kursus yang diajarkan, biaya dan waktu pelaksanaan. 

Anda juga perlu memeriksa beberapa sumber dari komunitas yang Anda ketahui.

Komunitas ini mungkin saja ada di tempat ibadah, pusat komunitas, museum, perpustakaan, YMCA (Amerika), The Boys and Girls Club (Amerika), dan lain-lain.

Setelah Anda mengumpulkan semua informasi yang diperlukan, diskusikan berbagai opsi tersebut bersama anak Anda.

Cari tahu apa minatnya dan cara yang terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan bertanya kepada anak Anda.

Ketika anak Anda masih muda, Anda tidak dapat sepenuhnya mengandalkan umpan balik mereka.

Dalam hal ini, pantau perkembangan anak secara teratur.

Jika anak menunjukkan penolakan yang berlebihan terhadap suatu aktivitas, mungkin Anda perlu mencari pilihan kegiatan yang lain.

Pertimbangkan selalu jadwal keluarga Anda saat merencanakan kegiatan ekstrakurikuler untuk anak-anak.

Jika sulit bagi Anda untuk mengantar anak - anak, Anda bisa coba mempekerjakan tutor di rumah atau melakukan beberapa aktivitas di rumah sendiri dengan bimbingan Anda.

Judul II. Menjaga Anak Agar Tetap Termotivasi

Antusiasme awal mengikuti kegiatan sepulang sekolah cenderung berkurang setelah keseruan pertama anak-anak usai dan ini adalah hal yang wajar.

Triknya adalah Anda harus tetap bekerja keras untuk memberikan pengertian dan membujuk mereka bahkan setelah mendaftarkannya.

Bagaimana Anda menjaga agar anak tetap termotivasi?

Ini sangat penting ketika anak Anda masuk ke program ekstrakurikuler sepulang sekolah.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda praktekkan:

1. Beritahu hubungan belajar sejak kecil dan masa depannya.

Biarkan anak Anda memahami betapa pentingnya belajar.

Beri tahu dia bahwa masa depan yang luar biasa bergantung sepenuhnya pada pendidikan dan usaha yang baik mereka di masa sekarang.

Apabila Anda ingin mengembangkan minat belajar anak, rencanakan kegiatan keluarga yang berhubungan dengan studinya.

Cobalah untuk bisa memberikan penjelasan yang kuat tentang kaitannya perkembangan dunia saat ini dengan pendidikannya sekarang.

2. Tetapkan tujuan.

Beri tahu anak Anda bahwa dengan sifat keteladanan, maka kerja keras kita akan dihargai setinggi-tingginya.

Jika anak Anda percaya bahwa pencapaian adalah hasil alami dari usaha, kemungkinan besar dia akan bekerja keras dalam menjalankannya.

Anak-anak yang telah mengerti hal seperti itu akan cenderung tidak mau putus sekolah dan bersemangat melanjutkan kuliah di kemudian hari.

3. Penghargaan atas kesuksesan.

Ketika seorang anak berhasil mencapai sesuatu, penting untuk memuji kerja kerasnya.

Sebuah pujian atau penghargaan yang positif dapat meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri pada anak-anak Anda.

Sebaliknya, Anda perlu waspada dengan penyampaian kritik.

Kritik yang salah akan merusak ego atau dorongan pada anak-anak yang lemah dan juga dapat merusak pola pikir mereka.
Baca Juga :