Selasa, 03 November 2020

Tenaga Angin Solusi Layak Kebutuhan Energi Alternatif & Menguntungkan









Photo by Science in HD on Unsplash - 

Meskipun pada awalnya jauh lebih mudah dan murah untuk terhubung ke jaringan perusahaan listrik lokal daripada kita memasang dan menghubungkan kabel ke turbin angin.

Namun dalam jangka panjang kita dapat menghemat uang dengan memanfaatkan tenaga angin untuk memenuhi kebutuhan energi sekaligus menjadi lebih mandiri.

Tidak menanggung beban tagihan listrik sambil menikmati keuntungan dari gaya hidup modern dan penuh peralatan elektronik canggih adalah kebebasan yang luar biasa.

Tetapi faktanya saat ini adalah tagihan listrik dan bahan bakar terus meningkat.

Apablia kita mempunyai pembangkit listrik dari turbin angin sendiri, maka biaya tagihan akan berkurang bahkan nol karena biaya pemasangan dan penyambungan turbin angin juga terus menurun.

Penurunan itu disebabkan oleh seiring dengan meningkatnya permintaan dan kesuksesan komersial telah diwujudkan oleh berbagai perusahaan yang memproduksi turbin dan melakukan penelitian teknologi untuk membuatnya semakin efisien.

Selain itu, orang-orang semakin banyak beralih dari jaringan listrik tradisional dan bahan bakar fosil ke energi alternatif karena beberapa alasan pribadi mereka.

Diantaranya yaitu keinginan untuk membebaskan diri, hidup jauh dari perkotaan atau pindah ke pedesaan tanpa harus menjadi manusia primitif.

Faktor perpindahan itu seperti adanya masalah politik, ketakutan akan kejahatan, perebutan lahan, masalah jaringan listrik, atau kekhawatiran orang tentang lingkungannya.

Sekali lagi, motivasi untuk menjauh dari sumber energi tradisional ini akan menyebabkan orang mencari tenaga angin untuk energi alternatif mereka.

Cara ini juga memberikan lebih banyak peluang bisnis bagi pengusaha untuk mendapatkan keuntungan dari produksi dan pemeliharaan turbin angin yang berimbas pada penurunan biaya untuk konsumen.

Di hampir 30 negara bagian Amerika Serikat pada saat penulisan pertama artikel ini, pemilik rumah yang tetap berada dalam jaringan listrik biasa, tetapi juga menggunakan energi angin atau bentuk alternatif lainnya berhak mendapatkan potongan harga atau keringanan pajak dari pemerintah negara bagian sebesar 50% dari total biaya dengan energi "hijau" mereka.

Selain itu, ada 35 negara bagian dimana para pemilik rumah ini diizinkan untuk menjual kelebihan energi mereka kembali ke perusahaan listrik berdasarkan apa yang disebut dalam undang-undang pengukuran bersih.

Tarif yang dibayar oleh perusahaan listrik lokal untuk energi ini adalah tarif ritel standar, dengan kata lain pemilik rumah sebenarnya mendapat untung dari produksi energi mereka sendiri.

Beberapa anggota parlemen federal mendorong pemerintah federal untuk mengamanatkan keringanan pajak ini dan insentif tenaga angin di 50 negara bagian lainnya.

Jepang dan Jerman sudah memiliki program insentif nasional ini. Namun, hal ini banyak ditangani secara regional oleh hukum negara bagian.

"Tidak akan benar-benar ada peran dari pemerintah federal," kata Craig Stevens dari Departemen Energi. 

Dan seperti yang bisa dibayangkan, ada perusahaan listrik yang merasa tidak adil jika mereka harus membayar harga eceran kepada masyarakat.

“Kami seharusnya hanya perlu membayar Anda dengan tarif grosir untuk listrik Anda,” menurut Bruce Bowen, direktur kebijakan regulasi Pacific Gas & Electric.

Perusahaan tampaknya lebih khawatir kehilangan keuntungan jangka pendek mereka daripada keuntungan jangka panjang dari peningkatan penggunaan turbin angin atau ladang angin.

Kepala Pusat Efisiensi Energi dan Teknologi Terbarukan California, V. John White mengatakan kekuatan kualitaslah yang akan memperkuat jaringan listrik kita.
Baca Juga :