Jumat, 30 Oktober 2020

Pemanfaatan Tenaga Surya Skala Besar Sebagai Energi Alternatif Negara Maju









Photo by Vivint Solar on Unsplash - 

Sel fotovoltaik yang berada dalam kotak hitam dan susunannya terdiri dari beberapa panel surya melalui teknologi yang maju akan semakin efisien.

Sepanjang waktu secara bertahap akan lebih murah berkat desain yang semakin baik. Karena semuanya dapat memfokuskan sinar matahari terkumpul pada titik yang semakin terkonsentrasi.

Ukuran sel juga semakin berkurang seiring dengan meningkatnya efisiensi. Yang berarti bahwa setiap sel menjadi lebih murah untuk diproduksi dan sekaligus lebih produktif.

Berdasarkan perkiraan biaya yang telah diperhitungkan, harga produksi energi yang dihasilkan matahari per watt dalam 1 jam telah turun menjadi $ 4,00 pada saat penulisan artikel ini.

Berbeda dengan pada saat 17 tahun yang lalu, harga produksi memakan biaya hampir dua kali lipat. 

Pembangkit listrik tenaga surya tentunya baik untuk lingkungan, karena bentuk alternatif penghasil energi ini mengeluarkan emisi nol sama sekali ke atmosfer dan hanya menggunakan salah satu hal yang paling alami sebagai penggeraknya. 

Sel-sel pengumpul tenaga surya perlahan tapi pasti semakin praktis untuk ditempatkan di atas atap rumah masyarakat.

Dan sel tenaga surya bukanlah sistem yang sulit digunakan untuk menghangatkan rumah, membuat air panas, atau menghasilkan listrik.

Dalam kasus penggunaan sel fotovoltaik untuk penghasil air panas, sistem bekerja dengan membuat air terkumpul di dalam sel, di mana ia dipanaskan dan kemudian dikirim ke kamar mandi melalui pipa.

Sel fotovoltaik menjadi semakin baik dalam mengumpulkan cukup radiasi dari matahari bahkan pada hari mendung atau badai.

Satu perusahaan terbaik, contohnya Uni-Solar telah mengembangkan susunan pengumpulan tenaga surya untuk rumah yang bekerja dengan baik pada cuaca mendung.

Melalui sistem yang lebih berteknologi maju itu mampu menyimpan lebih banyak energi pada satu waktu selama hari-hari diterangi matahari daripada susunan sebelumnya.

Sebenarnya ada sistem tenaga surya lain yang tersedia untuk digunakan yaitu Sistem PV. Sistem PV ini terhubung ke jaringan listrik terdekat.

Setiap kali ada kelebihan energi matahari yang dikumpulkan di rumah tertentu, energi itu ditransfer ke jaringan listrik untuk digunakan bersama.

Sistem ini sebagai cara untuk mengurangi ketergantungan jaringan pada produksi listrik yang digerakkan oleh tenaga air. 

Tenaga surya yang terhubung ke Sistem PV dapat menekan biaya Anda dibandingkan dengan energi matahari penuh, sekaligus mengurangi polusi dan mengurangi tekanan dari sistem jaringan.

Beberapa daerah merancang susunan pengumpulan tenaga surya terpusat untuk kota-kota kecil atau komunitas pinggiran kota.

Beberapa perusahaan besar telah menyatakan bahwa mereka juga mulai menggunakan tenaga surya. 

Karena indikasi lebih lanjut menjelaskan bahwa energi yang dihasilkan matahari menjadi sumber energi alternatif yang layak secara ekonomi.

Google memasang pembangkit listrik tenaga surya sebesar 1,6 megawatt di atap kantor pusat perusahaannya, sementara Wal Mart ingin memasang sistem 100 megawatt miliknya yang sangat besar.

Negara-negara seperti Jepang, Jerman, Amerika Serikat, dan Swiss telah mendorong produksi energi surya dengan memberikan subsidi pemerintah.

Mereka juga memberikan keringanan pajak kepada perusahaan dan individu yang setuju untuk menggunakan tenaga surya untuk menghasilkan panas atau tenaga listrik.

Seiring kemajuan teknologi dan penyimpanan bahan pengumpulan tenaga surya yang lebih besar tersedia, semakin banyak investor swasta akan melihat nilai dari investasi dalam teknologi hijau ini dan lebih jauh lagi implementasinya.
Baca Juga :