Sabtu, 04 Desember 2021

Pengetahuan tentang Mikrobiologi dan Virulogi (Parasitologi)







Photo by Dima Mukhin on Unsplash - 

Protozoa
Pengertian
Klasifikasi
Karakteristik Umum

Klasifikasi : Berdasarkan Strukturnya di bawah Mikroskop dan Berdasarkan Alat Gerak.
  • Berdasarkan Strukturnya di bawah Mikroskop : Filum Sarcomastigophora (trypanosoma sp), Filum Labyrinthomorpha (labyrinthula sp), Filum Myxozoa (ceratomyxa sp), Filum Microspora (encephalitozoon sp), dan Filum Ciliophora (Balantidium sp).
  • Berdasarkan Alat Gerak : Rhizopoda, Mastighopora, Sporozoa, dan Ciliata.
Rhizopoda

Ciri-Ciri Rhizopoda :
  • Protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia (kaki semu) yang merupakan dari sitoplasma.
  • Hewan mikroskopis yang hidup sebagai massa kecil yang jernih dan bersifat amorf atau dapat berubah-ubah bentuknya.
5 Ordo :
  1. Ordo lobosa
  2. Ordo Filose
  3. Ordo Helioza
  4. Ordo Foraminifera
  5. Ordo Radiolarien
Perkembang biakan Rhizopoda : Anggota kelas rhizopoda melakukan perkembangbiakan dengan pembelahan biner dan pencernaan makanan dilakukan secara internal pada vakuola makanan, sedangkan respirasinya dilakukan secara difusi.

Contoh Rhizopoda :

Klasifikasi :
Kingdom : Amoebozoa,
Filum : Archamoebae,
Kelas : Tubulinea,
Ordo : Amoebida,
Famili : Entamoebabidae,
Genus : Entamoeba,
Spesies: E.histolytica.

Mastighopora

Ciri-Ciri Mastighopora :

Berperan sebagai alat gerak. Memiliki dinding tubuh yang berupa pellicle, sehingga bentuknya relatif tetap dengan ukuran lebih kurang 0,1 mm.

Memiliki inti dan pada beberapa spesies memiliki kloroplas dengan klorofilnya yang berfungsi untuk fotosintesis yaitu yang termasuk pada golongan phytonagellata.

2 Golongan :
  1. Golongan phytonagellata
  2. Golongan zooflagellata
Perkembang biakan Mastighopora
  1. Vegetatif : Pembelahan biner secara longiditudinal, contohnya euglena viridis.
  2. Generatif : Terjadi pada flagellata berkoloni, misalnya volvox sp.
Proses reproduksi : Sperma x ovu → Fertilisasi → Zigot → Zigosphora → Zoosphora → Individu baru.

Contoh Mastighopora :

Klasifikasi : 

Kingdom : Protista,
Filum : Sarcomastigophora,
Kelas : Zoomastigophora,
Ordo : Kinetplastida,
Famili : Trypanosomatidae,
Genus : Trypanosoma,
Spesies : Trypanosoma Cruzi.

Sporozoa

Ciri-Ciri Sporozoa :

Memiliki tubuh yang sederhana berbentuk bulat panjang dengan sebuah nucleus. Tidak mempunyai alat gerak atau (bergerak dengan sel itu sendiri) maupun vakuola kontraktil.

Disebut sporozoa karena dalam tahap tertentu dalam hidupnya, dapat membentuk sejenis spora.

Sub kelas telesporodia :
  1. Ordo gregarinidia.
  2. Ordo coccidian.
  3. Ordo hemosporidia.
  4. Sub kelas neosporidia.
  5. Ordo myxosporidia.
  6. Ordo sarcosporidia.
Perkembang biakan Sporozoa : 
  • Schizogoni, terbentuk secara membelah dan terjadi setelah menginfeksi inang.
  • Sporogoni, pembentukan spora di luar inang dan merupakan stadium efektif.
  • Gamogoni/Gametogenesis, tahap pembentukan sel-sel gamet terjadi di dalam tubuh inang perantara atau nyamuk.
Contoh Sporozoa :

Klasifikasi :
Kingdom : Protista,
Filum : Apiomplexa,
Kelas : Aconoidasida,
Ordo : Haemosporida,
Famili : Plasmodiidae,
Genus : Plasmodium,
Spesies : P.vivax.

Ciliata

Ciri-Ciri Ciliata :
  • Memiliki bentuk relatif tetap
  • Bergerak dengan rambut getar atau disebut cilia.
  • Memiliki inti dan beberapa spesies intinya lebih dari satu.
  • Hidup ditempat-tempat yang berair misalnya sawah, rawa, tanah berair dan banyak mengandung bahan organil.
  • Bagi yang hidup bebas terdapat vakuola kontraktil, sementara hewan parasit tidak ada.
  • Respirasi dan ekskresi melalui permukaan tubuh.
  • Cara menangkap makanan adalah dengan cara menggetarkan rambut (silianya).
Perkembang biakan ciliata

1. Asexual
2. Sexual

Tempat Hidup Ciliata :
  • Ciliata ada yang hidup bebas. 
    Contoh : Paramecium caudatum.
  • Ciliata ada yang hidup sebagai parasit. Contoh : Nyctoterus ovalis dan Balantidium coli.
Contoh Ciliata :

Klasifikasi : 
  • Domain : Eukarya,
  • Superphylum : Alveolata,
  • Phylum : Ciliophora,
  • Class : Litostomatea,
  • Order : Vestibuliferida,
  • Family : Balantididae,
  • Genus : Balantidium,
  • Spesies : Balantidium coli.
Jenis ciliata yang terbesar dalam usus terbesar dan satu-satunya golongan ciliata manusia yang patogen dengan menimbulkan balantidiasis atau ciliata dysentri.

Contoh Ciliata :

Klasifikasi :
Domain : Eukarya,
Kingdom : Chormalveolata,
Superphylum : Alveolata,
Phylum : Ciliophora,
Class : Oligohymenophorea,
Order : Peniculida,
Family : Parameciidae,
Genus : Paramecium,
Spesies : Paramecium caudatum

Kesimpulan
  • Protozoa adalah hewan pertama atau mudahnya hewan tingkat rendah yang hanya bersel satu.
  • Berdasarkan alat gerak yang dimiliki, maka protozoa dibedakan atas 4 kelas yaitu rhizopoda, mastighopora, sporozoa dan ciliata.
  • Rhizopoda atau sarcodina (Rhizoid = akar, podos = kaki) yaitu protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia (kaki semu) yang merupakan penjuluran dari sitoplasma, misal Amoeba, Foraminifera, Radiolaria, Arcella, Entamoeba coli, dan Entamoeba histolityca.
  • Mastigophora adalah semua organisme yang tergolong flagellata memiliki flagellum yang berperan sebagai alat gerak. Memiliki dinding tubuh yang berupa pellicle, sehingga bentuknya relatif tetap dengan ukuran lebih kurang 0.1 mm.
  • Sporozoa memiliki tubuh yang sederhana berbentuk bulat panjang dengan sebuah nukleus. Tidak mempunyai alat gerak atau (bergerak dengan sel itu sendiri) maupun vakuola kontraktil. Disebut sporozoa karena dalam tahap tertentu dalam hidupnya, dapat terbentuk sejenis spora.
  • Ciliata memiliki bentuk relatif tetap dan bergerak dengan rambut getar atau disebut cilia. Memiliki inti dan beberapa spesies intinya lebih dari satu.
*Sumber didapat dari Andi Aulia W, Brilliany, Deya Adiby Nabillah, Elva Asrida S, M. Irhas,Rizka Hannum L, Nitya Wita Utama
Baca Juga :

Artikel Terkait