Senin, 05 Maret 2018

Pengertian Sistem Digital, Rangkaian Elektronika, Rangkaian Digital, dan Perbedaannya





    Photo by Ashkan Forouzani on Unsplash - 

    Representasi Numeris

    Dalam ilmu pengetahuan, teknologi, bisnis dan hampir semua bidang usaha yang lain, kita selalu berhubungan dengan kuantitas.

    Secara mendasar ada cara dalam mempresentasikan kuantitas, yaitu secara analog dan digital.

    Representasi Analog

    Pada representasi analog kuantitas diwakili oleh tegangan, arus atau gerakan meter yang sebanding dengan nilai kuantitas. Sebagai contoh adalah speedometer kendaraan bermotor.

    Representasi Digital

    Pada representasi digital kuantitas diwakili secara tidak proporsional tetapi oleh lambang yang disebut digit. Sebagai contoh jam digital yang menampilkan waktu dalam format digit desimal.

    Pendahuluan

    Istilah digital telah menjadi bagian dari perbendaharaan kata kita sehari-hari.

    Sistem digital telah menjadi sedemikian luas hampir semua bidang kehidupan, dari komputer, piranti otomatis, robot, ilmu dan teknologi kedokteran sampai kepada transportasi, hiburan, penjelajah ruang angkasa dan banyak lagi.

    Definisi Sistem Digital

    Sistem Digital adalah sistem elektronika yang setiap rangkaian penyusunnya melakukan pengolahan sinyal diskrit.

    Sistem Digital terdiri dari beberapa rangkaian digital/logika,komponen elektronika, dan elemen gerbang logika untuk suatu tujuan pengalihan tenaga/energi.

    Rangkaian Elektronika

    Rangkaian Elektronika adalah: Kesatuan dari komponen-komponen elektronika baik pasif maupun aktif yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal (signal processing).

    Berdasarkan sifat sinyal yang diolah, ada 2 jenis rangkaian elektronika:
    1. Rangkaian Analog: Rangkaian elektronika yang mengolah sinyal listrik kontinyu
    2. Rangkaian Digital: Rangkaian elektronika yang mengolah sinyal listrik diskrit
    Definisi Rangkaian Digital

    Rangkaian Digital/Rangkaian Logika adalah kesatuan dari komponen-komponen elektronika pasif dan aktif yang membentuk suatu fungsi pemrosesan sinyal digital.

    Komponen pasif dan aktif itu membentuk elemen logika. Bentuk elemen logika terkecil adalah Gerbang Logika (Logic Gates).

    Gerbang Logika: Kesatuan dari komponen elektronika pasif dan aktif yang dapat melakukan operasi AND, OR, NOT.

    Perbedaan antara Rangkaian Digital dengan Sistem Digital

    Rangkaian Digital :
    1. Bagian-bagiannya terdiri atas beberapa gerbang logika
    2. Outputnya merupakan fungsi pemrosesan sinyal digital
    3. Input dan Outputnya berupa sinyal digital
    Sistem Digital :
    1. Bagian-bagian terdiri atas beberapa rangkaian digital, gerbang logika, dan komponen lainnya
    2. Outputnya merupakan fungsi pengalihan tenaga
    3. Input dan Outputnya berupa suatu tenaga/energi
    Representasi Besaran Digital

    Level Logika 0
    • Tegangan listrik 0 – 0,8 Volt
    • Titik potensial referensi 0 (ground)
    • Dioda dengan reverse bias (reverse bias adalah kondisi dimana lapisan negatif dioda diberi tegangan positif dan lapisan positifnya diberi tegangan negatif.)
    • Transistor dalam keadaan mati (cut off)
    • Saklar dalam keadaan terbuka
    • Lampu atau LED dalam keadaan padam
    Level Logika 1
    • Tegangan listrik 2 – 5 Volt
    • Titik potensial catu daya (+Vcc)
    • Dioda dengan forward bias (arus listrik pada dioda hanya mengalir jika dioda diberi tegangan positif pada lapisan positifnya dan diberi tegangan negatif pada lapisan negatifnya)
    • Transistor dalam keadaan jenuh (saturated)
    • Saklar dalam keadaan tertutup
    • Lampu atau LED dalam keadaan menyala
    Kelebihan Sistem Digital
    • Sistem digital secara umum lebih mudah dirancang
    • Penyimpanan informasi lebih mudah
    • Ketelitian lebih besar
    • Operasi dapat diprogram
    • Untai digital lebih kebal terhadap derau (noise)
    • Lebih banyak untai digital dapat dikemas dalam keping IC
    Sistem digital hanya mengenal dua kuantitas untuk mewakili dua kondisi yang ada. Kuantitas tersebut disebut dengan logika.

    Logika 1 mewakili kondisi hidup dan logika 0 untuk kondisi mati. Sehingga bentuk gelombang pada sistem digital hanya mengenal 2 arah, yaitu logika 1 dan logika 0

    Daftar Pustaka
    • Digital Principles and Applications, Leach-Malvino, McGraw-Hill
    • Sistem Digital Konsep dan Aplikasi, Freddy Kurniawan, ST.
    • Elektronika Digiltal Konsep Dasar dan Aplikasinya, Sumarna, GRAHA ILMU
    *Sumber: Dosen Teknik Digital STMIK Amik Riau
    Baca Juga :