Senin, 05 Maret 2018

Pengertian, Kelebihan, Kekurangan Prosesor Pentium Satu (I) Sampai Empat (IV)





Foto oleh cottonbro dari Pexels - 

Pentium I

Pada tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Intel menggunakan istilah Pentium untuk menghambat saingannya.

Sejak Pentium ini para cloner mulai “rontok” tinggal AMD, Cyrix. Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten.

Kelebihan

Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI.

Kekurangan
  • Intel beberapa kali melakukan revisi prosesor Pentium miliknya, yakni dikarenakan ada kesalahan dalam operasi pembagian terhadap bilangan floating point yang tenar dengan sebutan Floating Point Division Bug. Selain karena kesalahan tersebut, Intel juga pernah merevisi Pentium karena ada masalah pada panas dan penurunan tegangan, serta pengubahan proses manufaktur prosesor.
  • Prosesor ini pun menggunakan tegangan operasi yang sangat besar 5 volt, yang menyebabkan ia boros daya (hingga 16 Watt), dan tentunya panas yang berlebih.
Pentium II

Pentium II merek mengacu pada Intel's generasi keenam mikroarsitektur ("P6") dan x86-kompatibel mikroprosesor diperkenalkan pada tanggal 7 Mei 1997.

Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien.

Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan prosesor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

Pada awal 1999, Pentium II digantikan oleh Pentium III.
  • Diproduksi: Pertengahan 1997-1999 awal
  • Umum produsen (s): Intel
  • Max. CPU Clock Rate: 233 MHz ke 450 MHz
  • FSB kecepatan: 66 MHz ke 100 MHz
  • Min. fitur ukuran: 35 pM sampai 0,25 Pm
  • Set instruksi: IA 32 , MMX
  • Mikroarsitektur: P6
  • Cores: 1
  • Pendahulu: Pentium, Pentium Pro
  • Penerus: Pentium III
  • Socket (s): Slot 1, MMC-1, MMC-2, Mini-Cartridge
  • Nama Core (s): Klamath, Deschutes, Tonga, Dixon
Kelebihan:
  • Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
  • Dengan semua keunggulannya, chip pun menjadi semakin kecil, sehingga frekuensi semakin tinggi dan daya yang dibutuhkan pun menjadi lebih rendah, dan yang paling penting harganya yang lebih murah dibandingkan dengan Pentium Pro.
Kekurangan:

Pada Pentium II, tidak terdapat fitur multiprosesor, seperti halnya Pentium Pro.

Lagi pula, aplikasi yang benar-benar mengutilisasi banyak prosesor pada saat itu sangatlah sedikit pada segmen desktop, dan hanya tersedia pada beberapa aplikasi segmen server.

Pentium III

Pentium III adalah mikroprosesor generasi keenam buatan Intel yang diluncurkan secara resmi pada tanggal 26 Februari 1999 sebagai penerus prosesor Intel Pentium II.

Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, 3D, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
  • Masa produksi awal: 1999-2003
  • Produsen: Intel
  • Kecepatan prosesor: 400 MHz -1,4 GHz Kecepatan FSB 100 MHz - 133 MHz Proses produksi 0,25 µm -0,13 µm Set instruksi IA-32, MMX, SSE Mikroarsitektur x86 (P6)
  • Jumlah inti: 1
  • Jenis soket: Slot 1, Soket PGA 370
  • Nama kode: Katmai, Coppermine, Coppermine T, Tualatin
Keunggulan :
  • Dukungan terhadap instruksi MMX (Multimedia Extension) dan SSE (Streaming SIMD Extension). Dengan menggunakan dua instruksi tersebut, Pentium III dapat menjalankan aplikasi multimedia dan penyuntingan video lebih bagus dari pada prosesor yang tidak dilengkapi dengan SSE.
  • Prosesor ini memiliki fitur nomor seri prosesor yang mampu mengidentifikasi nomor seri dari prosesor yang digunakan. Sebenarnya, fitur ini lebih ditujukan bagi mereka yang berada dalam lingkungan korporat dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam proses audit aset perusahaan.
  • Perbedaan yang paling menonjol adalah penambahan set instruksi SSE (untuk mempercepat floating point dan paralel perhitungan), dan pengenalan nomor seri yang kontroversial tertanam dalam chip selama proses manufaktur.
Kekurangan:

Karena menggunakan kecepatan bus yang lebih tinggi, maka Pentium III tidaklah serta-merta dapat langsung didukung oleh papan induk yang mendukung Pentium II.

Papan induk dengan chipset Intel 430 untuk Pentium II tidak dapat bekerja dengan Pentium III secara langsung, kecuali dengan melakukan proses pembaharuan BIOS.

Adapun papan induk dengan chipset Intel 440BX, 440ZX, 440LX, dan Intel 820 sudah mendukung prosesor ini sepenuhnya.

Pentium IV

Pentium 4 adalah mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel dan dirilis secara resmi pada tanggal 20 November 2000, meneruskan prosesor Pentium III.

Nama perkenalan generasi awalnya adalah Willamette, kemudian dikembangkan kembali dengan nama perkenalan Northwood, Prescott, dan Cedar-Mill.

Dudukan prosesor: FC-PGA 423 (Flip-Chip Pin-Grid Array), FC-PGA Mikro 478 (Micro Flip-Chip Pin-Grid Array), LGA 775 (Land Grid Array)

Proses Produksi:
  • Willamette: 180 nm
  • Northwood: 130 nm
  • Prescott: 90 nm
  • Cedar-Mill: 65 nm
  • Jangkauan Kecepatan: 1,3 GHz hingga 3,8 GHz
Kelebihan:
  • Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz.
  • Pentium IV mempunyai penyebar panas terpadu (IHS) yang mencegah kerusakan yang dapat rusak saat mount dan solusi pendinginan unmounting.
  • Pentium IV CPU memperkenalkan SSE2, dalam basis Prescott Pentium 4s, SSE3 set instruksi untuk mempercepat perhitungan, transaksi, media pengolahan, grafis 3D, dan permainan.
Kekurangan :
  • Processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi.
  • Processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.
*Sumber: Abu Mansyur Matridi, Ahmad Julasman, Yedi Susandra, dan Lusi Agustini
Baca Juga :