Jumat, 11 Juni 2021

Kekurangan Sekolah Umum Menurut Masyarakat









Photo by Yannis H on Unsplash - 

Ketika mendaftarkan anak-anak ke sekolah umum, awalnya kami merasa puas karena yakin mereka akan menerima pendidikan yang berkualitas.

Tetapi, apakah kita benar-benar mendapatkan manfaat sebanding dengan nilai uang yang kita bayarkan?

Dan yang lebih penting, apakah anak-anak mendapatkan sesuatu yang berharga dari prosedur pembelajaran semacam ini?

Kemampuan sosialisasi sering menjadi suatu hal yang paling dicari oleh orang tua ketika mereka menyekolahkan anaknya.

Sekolah adalah tempat di mana anak mengambil dasar keterampilan sosial yang akan membantunya menjalani kehidupan.

Tetapi kebanyakan anak-anak di sekolah umum hanya mampu untuk berinteraksi dengan beberapa teman-temannya. 

Anak mungkin akan berani kepada teman yang usianya lebih kecil dan takut pada seseorang yang lebih tua.

Dia tidak tahu bagaimana harus berinteraksi dengan benar kepada orang-orang yang lebih dewasa darinya.

Hal ini karena di lingkungan sekolah ia hanya sering berinteraksi dengan teman sebayanya.

Maka dari itu homeschooling mencoba untuk membawa anak ke lingkungan sosial yang lebih alami.

Anak-anak yang belajar di sekolah umum biasanya juga tidak mahir membaca sastra.

Maksudnya adalah dia tidak bisa berpikir secara mendalam tentang satu hal yang dipelajarinya.

Kesibukan artifisial yang dipaksakan oleh sekolah kepada anak tidak memungkinkannya untuk merenung dan berpikir dengan tenang.

Perilaku gaduh dan destruktif yang dilakukan oleh teman sebayanya lebih kelihatan seperti adanya pertunjukan di dalam kelas.

Adanya anggapan lama di masyarakat bahwa anak-anak akan rajin belajar di sekolah reguler hanya untuk mencapai nilai ujian yang tinggi.

Dengan begitu tidak banyak korelasi antara sesuatu yang dipelajari dengan penerapan di kehidupannya kelak.

Anak Anda mungkin cukup tahu banyak hal, tetapi sangat sedikit yang mengerti.

Di sinilah homeschooler mencoba untuk mengalahkan kehebatan anak-anak di sekolah biasa.

Dan pada akhirnya, homeschooler muncul lebih handal untuk menghadapi dunia luar.
Baca Juga :