Sabtu, 05 September 2020

Pentingnya Menyapa, Pemilihan Materi dan Menjaga Sikap Saat Anda Bersosialisasi






Menyapa adalah salah satu batu loncatan untuk menunjukkan akhlak yang baik, kata seorang penulis dari Perancis.

Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Menyapa orang harus dengan cara yang hormat, ramah, sopan, penuh kasih sayang atau akrab. Penting juga untuk memperhatikan postur kepala, gerakan tangan, bersalaman atau melepaskan topi.

Jika ingin melepaskan topi, Anda tidak perlu membungkukkan punggung badan pada saat yang bersamaan, kecuali jika Anda ingin sangat menghormatinya, seperti dalam memberi hormat kepada pemuka agama.

Jika ada seseorang dengan pangkat yang rendah, atau tanpa memiliki pangkat sama sekali tetapi ia hormat dengan melepaskan topinya kepada Anda, Anda harus melakukan hal yang sama sebagai balasannya.

Seperti kata La Fontaine, sebuah busur bagaikan catatan yang dititipkan untuk anak panah agar melaju mengikuti penglihatannya. Jika Anda mengakuinya, Anda harus berterima kasih untuk kalimat itu.

Dua pria terbaik dari Inggris, Charles the Second dan George the Fourth, tidak pernah lupa untuk melepaskan topi mereka ke seseorang paling berpengaruh di kerajaannya.

Jika Anda ingin mengatakan sesuatu kepada siapa pun yang Anda temui di jalan, betapapun sibuknya Anda, lebih baik untuk jangan menghentikan orang itu.

Tetapi sapa dan berjalanlah bersama sambil mengatakannya, dan ketika setelah selesai bicara, Anda dapat pamit di ujung atau di persimpangan jalan.

Jika menemui salah satu teman Anda, apapun perbedaan Anda dengannya, jangan menghindar atau mengalih pandangan kecuali Anda sangat bermusuhan dengannya.

Anda dapat membungkukkan sedikit tubuh Anda dengan sopan dan santun. Itu pun sudah lebih baik, meskipun tanpa harus berbicara banyak dengannya.

Akal sehat dan kenyamanan adalah dasar dari akhlak yang baik dan itu pasti jauh lebih masuk akal serta lebih menyenangkan saat menikmati keberhasilan yang dicapai.

Walaupun tidak termasuk dalam tindak kejahatan yang harus dihukum, kesombongan lebih baik dihindari daripada membuat orang lain tidak nyaman bersama Anda.

Maka dari itu, melakukan percakapan yang santai dan sopan adalah cara yang benar. Minuman atau beberapa cemilan yang bisa disediakan dapat berfungsi sebagai pembukaan sebelum percakapan.

Bicaralah hanya tentang hal-hal yang bersifat umum, film terbaru, perkembangan dunia, alam, cuaca dan lainnya.

Hindari berbicara yang berfokus pada penilaian terhadap orang lain, isu politik atau yang bersifat keburukan.

Karena, jika individu tersebut berlawanan dengan pendapat Anda, Anda akan terlibat dalam kontroversi.

Jika dia memiliki pendapat yang sama, Anda akan kewalahan dengan banjirnya kata-kata yang seakan-akan dia tau segalanya dan dapat menambah kotor pikiran Anda.

Jadi, bersikaplah sopan selama percakapan sehari-hari Anda dan biarkan perkenalan berjalan dengan baik pada kesempatan itu.
Baca Juga :