Sabtu, 24 Juli 2021

7 Tips Negosiasi Gaji dan Kompensasi Menguntungkan

Tags




Photo by Austin Distel on Unsplash - 

Uang adalah masalah penting dan cukup sensitif dalam keseluruhan proses perekrutan.

Membahas kompensasi seringkali menimbulkan kecemasan baik bagi calon karyawan maupun pimpinan perusahaan.

Berikut ini adalah 7 cara untuk membuat proses negosiasi gaji menjadi efisien:

1) Riset

Sebelum proses wawancara dimulai, hubungi organisasi profesi atau teman yang mengetahui bidang karir Anda.

Segera setelah mereka memberi Anda informasi besaran gaji, Anda sekarang dapat memeriksa kebutuhan uang tunai bulanan Anda.

Ingatlah bahwa setelah pajak Anda ditambahkan ke gaji Anda, sekitar 30% dari gaji kotor bulanan Anda akan dipotong.

2) Tentukan Keterampilan Anda

Anda harus memahami bahwa tingkat penghasilan akan berbeda pada tiap-tiap keterampilan tergantung dari peraturan di perusahaan.

Setelah Anda menetapkan apa keahlian Anda dan apa nilainya bagi pasar kerja saat ini, Anda akan mengetahui batasan negosiasi Anda.

Informasi kisaran gaji biasanya tersedia di American Almanac of Jobs and Salaries, National Association of College and Employers, Career Center, dan profesional lain di bidang terkait pekerjaan.

Dalam menyatakan kisaran gaji Anda, hindari menyebutkan gaji hanya sesuai keinginan tanpa fakta yang mendasar.

Selalu katakan yang sebenarnya tentang gaji Anda sebelumnya jika itu diperlukan.

Diperbolehkan untuk menetapkan kisaran hingga Rp 10.000.000,- dengan tetap menunjukkan bahwa Anda berada dalam kisaran harga perusahaan tetapi lebih tertarik pada banyak kompensasi.

3) Pertimbangkan Paket Kompensasi Perusahaan

Untuk menentukan nilai pasar yang wajar pekerjaan tertentu, Anda harus mempertimbangkan faktor ekonomi, geografis, dan industri pada tawaran pekerjaan tersebut.

Timbang manfaat kompensasi dan promosi, asuransi, cuti yang diizinkan dan penyelesaian pensiun dari tawaran untuk memastikan gaji yang diusulkan secara adil.

4) Jual Kemampuan Diri Anda

Jika Anda tahu apa yang dapat Anda tawarkan kepada perusahaan yang bisa hasilkan pendapatan lebih besar, jangan pernah mengatakannya secara langsung.

Setelah Anda menjual kemampuan diri Anda secara bijak, pewawancara akan memahami bahwa gaji yang diajukan tidak sesuai dengan latar belakang Anda.

5) Bersikap Positif

Dalam bernegosiasi, jangan pernah lakukan seolah-olah itu persaingan.

Negosiasi pada dasarnya adalah suatu proses yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Pahami kebutuhan Anda dan kebutuhan perusahaan.

6) Penawaran Terakhir

Waspadalah saat negosiasi hampir selesai. Bersikap tidak menyetujui atau ragu-ragu ketika kesepakatan telah ditetapkan dapat memberikan kesan pertama yang negatif di pihak Anda.

7) Tunjukkan Apa yang Anda Bisa

Wawancara hanyalah langkah pertama dalam mendapatkan kompensasi yang ditingkatkan.

Setelah Anda dipekerjakan, tawarkan keahlian Anda kepada perusahaan dan buktikan nilai Anda baik dengan melakukan pekerjaan yang berkualitas.

Anda bahkan mungkin mendapatkan promosi saat berhasil melakukannya.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Society for Human Resource Management, empat dari lima karyawan bersedia menegosiasikan kompensasi.

Memahami tips dasar ini akan memungkinkan Anda untuk meningkatkan pengetahuan pencarian pekerjaan baru Anda.
Baca Juga :