Kamis, 10 September 2020

Cara Perbankan Bekerja Menghemat Bahkan Menambah Uang Anda

Tags





Dalam hal memanajemen keuangan yang bahkan para profesional bisnis sudah tahu persis tentang cara apa yang paling efektif, andal dan aman untuk mengelola uang yaitu melalui tabungan bank.
Photo by Nick Pampoukidis on Unsplash

Bank adalah sarana yang efektif dan populer untuk mengelola pembayaran tagihan, melacak transaksi, menerima pendapatan dan memantau arus kas serta membantu Anda menghemat uang secara efektif.

Fitur paling penting dari bank adalah keamanan bank itu sendiri dalam menyimpan uang Anda agar tidak mudah dicuri oleh orang dan rusak akibat hama, basah serta hilang dibanding menyimpannya di rumah.

Bank yang pada dasarnya sebagai perantara keuangan sebenarnya juga dapat membantu Anda menghemat uang secara efisien.

Jika Anda belum mengerti maksudnya, begini cara kerja bank menghemat uang Anda. Pertama, dalam menabung di bank, Anda diharuskan menahan dana minimum untuk menjaga saldo di rekening bank Anda.

Ini berarti bahwa meskipun Anda melakukan penarikan di akun, bank mengharuskan Anda untuk menyimpan uang dalam jumlah tertentu agar akun dapat terus aktif dan menikmati layanan mereka.

Sebagian bank menyimpan dana minimum nasabahnya sebesar Rp 50.000 hingga Rp 500.000, dan dengan cara itu artinya bank memaksa Anda untuk melakukan penghematan.

Manfaat lain jika menabung di bank adalah bahwa Anda bebas untuk terus menambah saldo rekening kapan pun Anda bisa.

Jika pun tidak bisa rutin menambah, uang Anda akan tetap aman di bank dengan jumlah yang ada, diluar pemotongan administrasi bulanan kisaran Rp 6000 sampai Rp 14.000 per bulannya.

Selain itu, dengan menyimpan uang di bank sebenarnya Anda telah mendapatkan suku bunga dari tabungan biasa.

Apa itu suku bunga tabungan ? Suku bunga bank adalah pemberian uang yang dilakukan oleh pihak bank kepada Anda karena telah menyimpan uang di bank tersebut.

Dengan menyimpan uang Anda di bank, bank akan menggunakan sebagian dari uang Anda itu dalam operasi pinjamannya di mana kemudian Anda memperoleh sebagian bunga dan biaya pinjaman.

Akibatnya, pendapatan yang mereka terima akan sebagian terbagi juga ke akun Anda sebagai peran memberi bantuan dana kepada mereka.

Dalam program suku bunga tabungan ini, sebenarnya merupakan sistem insentif yang efektif atau bekerja dengan baik.

Kenapa begitu?

Jika Anda menyimpan lebih banyak uang di rekening bank melalui deposito dan tabungan, Anda akan menerima pengembalian yang lebih tinggi atas suku bunga tabungan Anda daripada orang lain.

Bank memiliki jumlah ambang batas agar Anda dapat berpartisipasi dalam skema tabungan bank jangka panjang dengan hasil keuntungan yang lebih tinggi.

Contoh programnya yaitu rekening deposito berjangka, reksa dana dan sejenisnya yang mengharuskan Anda membiarkan uang Anda tersimpan dalam nominal tertentu untuk jangka waktu yang lebih lama.

Sebagai imbalan atas penggunaan uang Anda oleh bank untuk jangka waktu yang lebih lama itu, persentase pengembalian bunga akan sampai 2 kali lipat dari yang akan Anda dapatkan di rekening tabungan biasa.

Anda dapat menambahkan kelipatan sejumlah tertentu untuk menambah modal yang Anda investasikan di rekening deposito berjangka atau reksa dana.

Peningkatan dana di akun Anda berarti Anda akan mendapatkan keuntungan bunga yang lebih besar. Maka, cobalah berkonsultasi dengan bank lokal Anda tentang skema atau program tabungan mereka.

Biasanya mereka akan menawarkan berbagai mekanisme untuk mendorong kita sebagai nasabah mempercayakan uang kita dikelola oleh mereka pihak bank.

Sebagai pengingat bahwa dengan menyimpan uang bank, maka uang Anda akan lebih aman, bisa dipertanggungjawabkan dan terus bertambah selama disimpan di sana.
Baca Juga :