Selasa, 15 September 2020

Kreativitas Itu Tentang Percaya Diri, Kesenian, Protraktif, Visioner dan Penemu

Tags




Apa itu kreativitas?
Photo by Alice Dietrich on Unsplash

Kreativitas adalah tindakan kepercayaan diri dan sebuah seni untuk menghasilkan sebuah penemuan. 

Kreatif juga dimaksud dengan kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru bagi dunia berdasarkan inovasi.

Contoh: Ketika sebutir apel jatuh di kepala Newton, dia langsung merumuskan hukum gerak yang menjadi dasar banyak perhitungan saat ini.

Ketika Sir Thomas Alva Edison menganalisis kebutuhan cahaya untuk melawan kegelapan di malam hari, analisis ini membimbingnya dalam penemuan bola lampu listrik.

Untuk beberapa hal, kreativitas sudah ada dalam diri setiap orang, apakah dia seorang ilmuwan terkenal pemimpin, atau karyawan biasa semuanya bisa ditemukan dan dilatih.

Kreativitas terletak pada kedalaman jiwa manusia dalam membentuk ide-ide inovatif yang terkubur di sudut hati dan pikirannya seiring berjalannya waktu.

Atau imbas dari seseorang yang tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat, sehingga dia hanya perlu melakukan sesuatu untuk menghidupkan inovasi terbarunya.

Saat Anda mengalami situasi berikut, biarkan diri Anda keluar dari zona nyaman atau keseharian itu lakukanlah jika membuat Anda bahagia.

Lupakan batasan tidak perlu yang dibuat masyarakat, kejadian masa lalu dan dapatkan kepercayaan diri itu kembali pada Anda.

Anda dapat belajar menjadi lebih kreatif dengan mengamati dan mengikuti orang-orang yang sangat kreatif seperti membaca biografi mereka.

Buatkan konsep di pikiran Anda dan wujudkan konsep tadi sebaik mungkin. Jangan bersikap protektif (terlalu memikirkan kebahagiaan orang lain) dalam menghidupkan inovasi Anda.

Orang kreatif memiliki keinginan yang kuat untuk mengekspresikan diri dan terkadang mereka perlu  berjuang sendiri untuk mendapatkan hak-haknya.

Apa lagi yang termasuk ciri-ciri orang kreatif?

Pernahkah Anda berpikir tentang perbedaan antara orang biasa dan orang yang sangat kreatif? Keduanya memiliki struktur tubuh yang sama, lalu di mana letak perbedaannya?

Jawaban atas pertanyaan ini adalah bahwa antara pria biasa saja dan orang yang kreatif itu perbedaannya terletak pada pikiran, sikap, dan persepsi mereka.

Ciri-ciri utama di mana kreativitas seseorang dapat dinilai sebagai berikut:

1. Tidak Begitu Konvensional (sepakat): Orang kreatif biasanya tidak terlalu konvensional. Mereka tidak perlu berpegang pada norma dan standar yang tidak penting di masyarakat.

Mereka hanya percaya pada apa yang mereka rasa itu benar. Mereka dapat mengakhiri kesepakatan dan kebiasaan itu jika tidak diperlukan.

Contoh: Karena terlalu kreatif, Galileo pernah melakukan pemberontakan terhadap kepercayaan yang ada pada zamannya dan membuktikan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.

Dan dari hasil karyanya saat itu, telah menjadi dasar dari banyak perhitungan yang ada di zaman sekarang.

2. Individualistik: Orang kreatif tidak percaya pada takhayul dan memiliki keinginan kuat untuk mengungkap kebenaran.

3. Inventif: Orang kreatif sangat cerdas dan terus-menerus memunculkan ide-ide inovatif mereka.

Mereka selalu mencari tahu apa yang hilang di dunia ini dan apa yang bisa dilakukan lebih banyak untuk membuat hidup lebih baik.

4. Punya dorongan: Orang kreatif didorong oleh visi mereka sendiri. Mereka memiliki keinginan yang kuat untuk mengubah visi mereka menjadi pencapaian mereka.

Visi: Orang kreatif itu visioner yang visi mereka terletak di hati dan jiwa mereka. Dan prioritas mereka selalu menuju visi mereka.

5. Intuitif (kemampuan memahami): Orang kreatif itu sangat intuitif. Pekerjaan yang harus mereka lakukan berasal dari jiwa mereka.

Mereka mendengarkan jiwa dan membiarkan jiwa itu membimbing mereka dalam kehidupannya.
Baca Juga :