Friday, September 11, 2020

Ciri-Ciri Orang Berhak Mendapat Gelar Pemimpin Terbaik


Ada pertanyaan tertentu seperti, siapa orang yang berhak menjadi pemimpin? Apa persyaratan untuk menjadi pemimpin? Apakah kualitas kepemimpinan itu melekat?
Photo by Markus Spiske on Unsplash

Bagaimana bisa seorang pemimpin berbeda dari pria normal? Apa kualitas kepemimpinan yang sebenarnya?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam bahasa awam mengartikan pemimpin adalah orang yang dapat memimpin, mengontrol perilaku dan dapat mengatur orang lain untuk tampil dengan cara yang dia inginkan.

Perlu diketahui bahwa kepemimpinan tidak terbatas hanya pada perolehan posisi, pengalaman, pelatihan, gelar atau otoritas seseorang.

Setelah mempelajari biografi ratusan pemimpin sejarah dan kontemporer (modern), dapat disimpulkan bahwa sampai pada batas tertentu kualitas kepemimpinan itu melekat. Pemimpin yang baik itu perlu diciptakan atau dibuat dan dilatih.

Bagi mereka yang tidak dilahirkan dengan kualitas yang melekat ini, maka perlu dipoles dan dibentuk melalui pengalaman dan menjadikan perasaan dalam dirinya seseorang yang kuat dengan memberikan otoritas (kewenangan).

Juga, tidak berarti jika seseorang tidak menampakkan kualitas kepemimpinan dari lahir, dia tidak dapat menjadi seorang pemimpin.

Faktanya adalah bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin jika dia memiliki kemauan yang kuat untuk menjadi pemimpin yang sukses.

Serta yang dalam perjalanannya dia terus-menerus mengembangkan dirinya melalui proses analisis diri, pelatihan dan kemudian mencari pengalaman.

Sekarang bagaimana seseorang bisa menjadi pemimpin yang sukses dan bijaksana? Berikut ini adalah proses 5 kemampuan dasar untuk mendapatkannya.

5 kemampuan dasar ini dapat membuat Anda menjadi seorang pemimpin yang sukses.

1. Mempunyai Visi yang luar biasa. Seorang pemimpin tidak bisa hidup tanpa visi, karena visi selalu ada di benak seorang pemimpin.

Hanya visi yang dapat membawa seorang pemimpin untuk melakukan tindakan yang hebat. Dia harus memiliki pandangan yang jelas tentang tujuan hidup yang ingin dia capai dalam hidupnya.

2. Pemimpin harus mengetahui kekuatan dan kelemahannya. Seorang pemimpin yang bijaksana dan benar adalah orang yang memiliki pengetahuan yang jelas tentang kekuatan dan kelemahannya.

Tanpa analisis diri, dia tidak akan dapat mengambil tindakan yang benar dalam situasi tersebut.

Seperti halnya seorang pemimpin, ia dituntut untuk memanfaatkan kekuatannya dan memberikan kekalahan yang layak kepada lawan-lawannya.

Ia juga harus menghindari area kelemahannya dan lebih memilih untuk mempekerjakan orang lain untuk pekerjaan semacam itu.

3. Memiliki sasaran yang tinggi. Pemimpin yang baik adalah yang memiliki sasaran yang tinggi dan berusaha secara konsisten untuk mencapai sasaran tersebut.

Walaupun tubuh dia lelah, tetapi pikirannya dia tidak pernah berhenti untuk selalu berusaha berfikir bagaimana mencapai hasil yang lebih baik.

Pertumbuhan-pertumbuhan dari setiap proses adalah tujuan pertamanya walaupun selalu menghadapi masalah.

4. Pilihan yang tepat untuk memilih orang yang berkompeten pada pekerjaan yang diberikan.

Seorang pemimpin yang baik adalah orang yang memiliki kemampuan yang cukup untuk memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat pula. 

Ia harus bisa membedakan antara kelompok-kelompok pekerja yang mana lebih andal melaksanakan sebuah pekerjaan.

Seorang pemimpin bisa mendapatkan dukungan yang diperlukan dari kelompok anggotanya, hanya jika dia telah membuat keputusan yang tepat dalam memilih anggota kelompoknya.

5. Mempunyai komitmen tinggi. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang terikat dengan komitmen dan dia selalu memenuhi janjinya.

Dia tidak pernah membiarkan niat baiknya turun dan selalu bekerja untuk mencapai kesempurnaan dan mencapai tujuan untuk kepuasan orang lain serta menjaga hak dan kepentingan anggota kelompoknya.